Konsep Kewarganegaraan Multikultural dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Menengah
Keywords:
Multikultural, Pendidikan Kewarganegaraan, Sekolah MenengahAbstract
Konflik horizontal yang memiliki potensi negatif tersebut, pada umumnya bersifat konflik tidak produktif akibat perbedaan sikap politik pada pesta demokrasi. Tentu sebagai bangsa yang beradab kita perlu prihatin atas fenomena tersebut, karena bangsa Indonesia, dikenal dengan persatuan serta toleransinya yang kuat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Konsep Kewarganegaraan Multikultural dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Menengah, metode penelitian yang digunakan pendekatan kualitatif, dengan metode studi literatur. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk memberikan “rasionalisasi” mengenai pentingnya mengoptimalkan keberadaan keilmuan Pendidikan Kewarganegaraan sebagai pendidikan dan pembelajaran multikultural.Hasil penelitian ini adalah multikultural merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa, sehingga kita perlu menerima bahkan merawat kemultikulturalan tersebut dengan penuh komitmen dan kesadaran. Tentu sikap tersebut membuktikan keimanan dan ketakwaan kita terhadap Tuhan Yang Maha Kuasa, serta merepresentasikan warga negara yang baik dan cerdas. Pendidikan kewarganegaraan sangat relevan untuk berperan sebagai pendidikan multikultural. Selain didukung oleh tujuan serta struktur keilmuannya yang jelas berfokus pada upaya untuk menjaga kemultikulturalan atau kemajemukan bangsa, guna meminimalisir praktik-praktik yang mengarah pada ketidakadilan, kekerasan, konflik horizontal, penindasan serta diskriminasi. Pendidikan kewarganegaraan sebagai pendidikan multikultural pun memberikan landasan teori serta informasi argumentatif agar peserta didik memiliki pemahaman mumpuni mengenai filosofi, substansi serta pentingnya menjaga kemultikulturalan bangsa. Sehingga secara sukarela mengaplikasikan pemahamannya tersebut dalam kehidupan sehari-hari peserta didik
Downloads
References
Budimansyah, D. dan Suryadi, K. PKn dan Masyarakat Multikultural. Bandung: Bandung: Program Studi Pendidikan Kewarganegaraan Sekolah Pascasarjana, Universitas Pendidikan Indonesia, 2019.
Charles. “Pendidikan Multikultural untuk Memperkuat Kohesifitas Persatuan dan Kesatuan Bangsa.”. Jurnal Educative: Journal of Educational Studies. Vol. 2 No. 1 (n.d.).
Dellawati et al. “Konsep Pendidikan Perempuan Perspektif Raden Ajeng Kartini dan Rahma El-Yunusiyah serta Relevansi Dengan Pendidikan Islam Kontemporer”. Hikmah. Vol. 20 No. 2 (2023), h. 284–300.
Fathurrosi. “Kesaktian Pancasila dalam Membangun Kesadaran dan Keamanan Bangsa Indonesia.”. Nizham Journal of Islamic Studies. Vol. 6 No. 1 (n.d.).
Jamaludin, T. “Pilkada Langung: Kisah Sukses dan Problematika.”. Jurnal Politik Walisongo. Vol. 1 No. 1 (2019).
Kariadi, D. “Revitalisasi NilaiNilai Edukatif Pendidikan Kewarganegaraan untuk Membangun Masyarakat Berwawasan Global Berjiwa Nasionalis.”. Jurnal PIPSI: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia. Vol. 1 No. 1 (n.d.).
Shofwan, Arif Muzayin. “Kajian Konsep Pendidikan Multikultural dalam Islam”. Islamika. Vol. 4 No. 1 (2022), h. 21–36. https://doi.org/10.36088/islamika.v4i1.1490.
Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2019.
We’u, G. “Urgensi Pendidikan Multikultural: sebuah Jawaban atas Problematika Pluralitas.”. JIPD: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar. Vol. 4 No. 2 (2020).
Wibowo, A. P. & Wahono, M. “Pendidikan Kewarganegaraan: Usaha Konkret untuk Memperkuat Multikulturalisme di Indonesia.”. Jurnal Civicus. Vol. 1 No. 2 (2019)
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dellawati, Dhimas Rega Pradana, Sunarto, Gama Setyazi (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










