CERITA  RAKYAT DAN LAGU DAERAH TANIMBAR  MODEL PENDEKATAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA

Authors

  • Mesak Yandri Masela Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Lelemuku Saumlaki Maluku Indonesia Author
  • Raimondus Angwarmase Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Lelemuku Saumlaki Maluku Author
  • Arsenia Sakliresy Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Lelemuku Saumlaki Maluku Author
  • Cornelia Temorubun Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Lelemuku Saumlaki Maluku Author
  • Natalis Fasak Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Lelemuku Saumlaki Maluku Author
  • Marten Arwin Lermatin Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Lelemuku Saumlaki Maluku Author

Keywords:

Pembelajaran bahasa indonesia, Pendekatan Budaya Tanibar

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia yang efektif perlu mengintegrasikan aspek bahasa dan budaya agar siswa tidak hanya menguasai kemampuan berbahasa, tetapi juga memahami nilai-nilai budaya lokal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan inovasi pembelajaran Bahasa Indonesia melalui pendekatan budaya lokal Tanimbar sebagai upaya meningkatkan pemahaman, motivasi, dan karakter peserta didik. Dalam konteks pendidikan multikultural, bahasa dan budaya memiliki hubungan yang erat dan saling memengaruhi. Melalui integrasi unsur budaya Tanimbar seperti sastra lisan, lagu daerah, pantun, syair, upacara adat, serta nilai-nilai sosial masyarakat, proses pembelajaran Bahasa Indonesia dapat menjadi lebih kontekstual dan bermakna. Masalah utama yang dihadapi adalah rendahnya minat siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia yang dianggap monoton dan kurang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur dan observasi lapangan. Pendekatan budaya lokal, seperti penggunaan cerita rakyat, lagu daerah diyakini mampu meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi cerita rakyat Tanimbar dan lagu daerah ke dalam pembelajaran Bahasa Indonesia berhasil meningkatkan partisipasi aktif siswa, memperkaya kosakata, dan menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal. Pembelajaran menjadi lebih kontekstual dan bermakna. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pendekatan budaya Tanimbar melalui cerita rakyat, lagu daerah merupakan inovasi yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia, sekaligus melestarikan nilai-nilai budaya lokal di kalangan generasi muda

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2016). Pengajaran Cerita Rakyat dalam Pembelajar

Berlianty, T. (2018). Penguatan Eksistensi Bahasa Tana Dalam Upaya Perlindungan Hukum Bahasa Daerah Sebagai Warisan Budaya Bangsa. Kertha Patrika, 40(2), 99–111.

Hanifah, D. N. R., Saputri, N. D., & Yulisetiani, S. (2024). Inovasi Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Digital dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Tiga Bahasa Bina Widya Surakarta. Jurnal Onoma, 10(1), 1-10.

Harjono, H. S. (2022). Cerita Rakyat Digital Sebagai Inovasi Alternatif Dalam Pembelajaran Bahasa Dan Sastra. Jurnal Bahasa dan Sastra, 2(1), 1-10.

Kemendikbud.Suryati, N. (2015). Pelestarian Lagu Daerah sebagai Warisan Budaya. Ambon: Universitas Pattimura Press.Yuliana, R. (2020). "Pendekatan Budaya

Kemendikbud. (2021). Panduan Implementasi Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kemendikbud. Moleong, L. J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Kuspitasari, D. C., Sutardi, & Mustofa. (2024). Efektivitas Pembelajaran Berbicara Materi Cerita Rakyat Roro Jonggrang dengan Pendekatan Konstruktivisme bagi Siswa Kelas IV SDN 2 Wateswinangun. HASTAPENA: Jurnal Bahasa, Sastra, Pendidikan dan Humaniora, 1(1), 42-49.

Lermatin, M. (2025). Integrasi Nilai Budaya Lokal dalam Pembelajaran Bahasa di Kepulauan Tanimbar. Saumlaki: Pusat Studi Pendidikan Lokal. Pengajaran Lagu Daerah dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.Endraswara, S. (2003). Metodologi Penelitian Sastra. Yogyakarta: CAPS.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2018). Pengembangan Kurikulum Berbasis Kebudayaan Lokal. Jakarta:

Sibarani, R. (2015). Kearifan Lokal: Hakikat, Peran, dan Metode Tradisi Lisan. Jakarta: Asosiasi Tradisi Lisan.

Tilaar, H. A. R. (2012). Multikulturalisme: Tantangan-Tantangan Global Masa Depan dalam Transformasi Pendidikan Nasional. Jakarta: Grasindo.

Downloads

Published

2025-10-22

How to Cite

CERITA  RAKYAT DAN LAGU DAERAH TANIMBAR  MODEL PENDEKATAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA. (2025). Journal of Educational Research and Community Service, 1(4), 320-325. https://journal.nabaedukasi.com/index.php/jercs/article/view/70

Similar Articles

11-20 of 53

You may also start an advanced similarity search for this article.